NASA Tegaskan Untuk Tabrakan Pesawat Asteroid Ancam Bumi

NASA Tegaskan Untuk Tabrakan Pesawat Asteroid Ancam Bumi – Melalui konfirmsai dari situs resmi nasa di www.nasa.gov bahwa Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) telah membuat planning untuk menabrakkan pesawat luar angkasa ke asteroid yang mengancam Bumi.

Mengenai hal itu termasuk salah satu misi uji coba terbaru dengan sebutan Double Asteroid Redirection Test (DART) yang dimana bertujuan untuk membelokkan asteroid yang memiliki lintasan orbit yang sama dengan planet Bumi sebagai berita terlengkap dan terbaru dari Antariksa Dan NASA

NASA Tegaskan Untuk Tabrakan Pesawat Asteroid Ancam Bumi

NASA Tegaskan Untuk Tabrakan Pesawat Asteroid Ancam Bumi

Semua yang direncanakan ini merupakan misi terbaru dengan aksi tabarakan yang tentunya untuk membelokkan lintasan asteroid pada orbitnya dan bertujuan mendorongnya menjauhi Bumi. Hal itu juga merupakan bentuk sistem pertahanan dari benda luar angkasa yang diprediksi mengancam bumi.

Untuk hal ini pun hampir sama dengan bagian dari film Armageddon yang telah dirilis pada tahun 1998 yang lalu. Pada film tersebut NASA selaku Badan Antariksa Amerika Serikat mengirimkan pesawat luar angkasa dalam upaya melindungi bumi dari asteroid. Dalam film Armageddon itu juga disebutkan juga aktor utamanya Bruce Willis sukses menyelamatkan bumi dan meledakkan asteroid dengan bahan peledak dalam upay melindungi bumi.

Sebagai informasi untuk target asteroid yang dimaksud tersebut adalah Didymos yang dimana akan memasuki orbit bumi pada tahun 2022 mendatang. Untuk ukurannya sendiri diprediksi berukuran diameter 160 meter yang hampir mirip dengan sebuah Piramida di Negara Mesir. DART poun menambahkan bahwa ESA akan bekerja sama dengan NASA dalam mengumpulkan data paling akurat untuk hal ini.

NASA Tegaskan Untuk Tabrakan Pesawat Asteroid Ancam Bumi

DART pun juga diawasi secara langsung oleh Badan Cubesat yang merupakan Badan Antariksa Italia untuk segala proses aktivitas yang dilakukannya. Disamping itu ESA akan segera mengirimkan pesawat luar angkasa HERA untuk proses pengecekkan hasil kerja ADRT yang bertugas ini. Dikonfirmasikan juga bawah terdapat satelit kecil dengan nama LICIACube yang akan dikirimkan ke luar angka untuk proses pengambilan foto dan rekaman bagaimana proses tabrakan ke asteroid ini terjadi.